TEMA Tea Blending Workshop edisi #dirumahaja

TEMA Tea Blending Workshop edisi #dirumahaja

Untuk mencegah perluasan pandemi covid-19, pemerintah membatasi semua aktivitas kami di luar rumah. Awalnya mungkin sedikit senang, karena bisa sambal “liburan” dirumah. Tapi setelah lewat 2 minggu, mulai deh berasa bosan dan jenuh. Bingung hal baru apa lagi yang harus dicoba.

 

Nah, untuk menemani kalian yang #dirumahaja, kami berinisiatif untuk mengadakan workshop class. Walaupun sebelumnya kami sudah beberapa kali mengadakan workshop, tapi kali ini berbeda karena untuk pertama kalinya TEMA Tea mengadakan workshop secara online. Antusiasme yang kami dapatkan dari workshop online ini betul-betul diluar ekspektasi, karena langsung penuh dalam waktu kurang dari 24 jam dan bahkan sampai terbagi jadi 3 sesi lho!

 

 

Buat yang penasaran, online workshopnya ngapain aja sih? Emangnya bisa? Terus tea blendingnya gimana? Jadi, karena konsepnya virtual, tentunya diadakan di rumah masing-masing dan kami menggunakan Google Meet Hangout sebagai media tatap muka.

 

 

Seminggu sebelum workshop, kami kirim “Workshop Kit” ke semua peserta yang berisi buku, teh, flavorings, dan bahan lainnya. Workshop dimulai dengan perkenalan antara semua peserta dan sedikit sharing kegiatan selama #dirumahaja, lalu dilanjutkan dengan penjelasan materi basic tentang teh, seperti jenis-jenis teh, cara membedakan fisik dan rasanya, serta cara pembuatannya. Peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi, baik melalui video call maupun chat yang ada di Google Meet Hangout.

 

 

Setelah itu, masuk ke sesi yang paling ditunggu-tunggu, yaitu sesi tea blending, dimana seluruh peserta tidak hanya dijelaskan mengenai cara mix and match bahan, melainkan juga mengatur komposisi yang pas, sampai cara blending yang tepat. Peserta dibebaskan untuk memilih komposisi teh sesuai dengan selera masing-masing.

 

 

 

Berdasarkan form evaluasi yang berisi foto dan catatan hasil tea blending mereka, surprisingly komposisi bahan yang digunakan cukup unik dan variatif.  Ada peserta yang membuat komposisi White Tea, Butterfly Pea, Lemongrass, dan Mint yang menghasilkan rasa soft dan calm dengan sensasi mint yang sejuk. Selain menambah cita rasa fresh, tambahan lemon juga dapat mempercantik warna yang dihasilkan.

 

 

Selanjutnya, ada perpaduan Black Tea, Chamomile, Choco Husk, dan Vanilla yang rasanya sudah cukup balance. Mungkin, akan lebih fresh jika Vanilla diganti dengan sesuatu yang lebih fruity, Apple misalnya. Selain tiga contoh tersebut, masih banyak lagi perpaduan komposisi unik dan menarik lainnya yang kebanyakan menggunakan White Tea dan Butterfly Pea.

 

Bagaimana menurut kalian workshopnya? Seru dan produktif ya tentunya. Selain mendapatkan informasi tambahan mengenai teh, kami juga mendapatkan banyak teman baru dengan ketertarikan yang sama di bidang teh. Terakhir, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah mengikuti workshop ini. Sampai berjumpa kembali di lain kesempatan!

 


Older Post

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published